Menarik! Ini 5 Fakta & Mitos Mobil Listrik BMW

October 2023

5 Fakta dan Mitos Mobil Listrik BMW

Inovasi teknologi tak pernah sepi dari kritikan. Pun begitu dengan mobil listrik (electric vehicles/EV) yang ramai diperbincangkan publik sejak 2020. Para produsen otomotif dunia pun tak mau ketinggalan meluncurkan kendaraan listrik, salah satunya adalah BMW.

Namun, seperti halnya dengan produk teknologi baru lainnya, muncul berbagai mitos seputar kendaraan yang dianggap hanya ada di masa depan ini. Yuk, kita lihat beberapa mitos yang menjamur di masyarakat mengenai mobil listrik.

Mitos 1: EV Tidak Bisa Menempuh Jarak Jauh

Salah satu mitos yang kerap beredar di masyarakat adalah mobil listrik tidak bisa menempuh jarak jauh. Terlebih pada suhu tinggi, baterai EV dianggap tidak bisa bertahan lama dan bakal cepat habis.

Faktanya, mayoritas produk EV saat ini mampu menempuh jarak lebih dari 60 mil. Bahkan untuk model BMW i3, mobil ini bisa menempuh jarak hingga 160 mil. Menurut Product Manager Onboard Portfolio pada BMW Charging, Karin Krüger, jarak tempuh tersebut menunjukkan bahwa BMW i3 telah melampaui penggunaan sehari-hari pengguna biasa.

Mitos 2: Baterai EV Tidak Awet

Salah satu kritik keras terkait EV adalah durabilitas baterainya yang dianggap tidak awet. Padahal, baterai tidak seharusnya menjadi fokus kekhawatiran pada EV. Menurut Karin Krüger, saat ini tidak ada data relevan yang cukup untuk mengetahui durabilitas baterai EV jika dibandingkan dengan mesin pembakarannya.

Secara prinsip, pengguna EV tak perlu mengkhawatirkan durabilitas baterai. Sebab, mayoritas produsen EV memberikan garansi baterai hingga delapan tahun, salah satunya adalah BMW. Per Januari 2020, BMW memberikan garansi baterai produk EV-nya hingga 8 delapan atau setara dengan 100.000 mil.

Mitos 3: Butuh Waktu Lama untuk Mengecas EV

Mengecas EV memang butuh waktu lama bila menggunakan stop kontak listrik rumah. Namun dengan menggunakan wallbox dan teknologi fast charging, waktu pengecasan bisa berkurang secara signifikan.

Product Manager Wallboxes di BMW Charging, Benjamin Bucksch, menjelaskan bahwa fast charger memungkinkan untuk mengisi daya EV secara cukup hanya dalam 20 menit. Selain itu, muncul pula perdebatan mengenai over charging. Padahal, rata-rata EV digunakan untuk menempuh jarak 40 mil dan hanya membutuhkan satu kali cas.

Mitos 4: EV Lebih Mahal daripada Mobil Biasa

Mitos lain yang sering terdengar di masyarakat adalah mobil listrik dibanderol dengan harga yang tinggi dan perawatannya juga mahal. Harganya memang lebih mahal dibanding mobil biasa, tetapi tidak dengan biaya perawatannya.

Riset terkini dari BMW menunjukkan bahwa perawatan dan pemeliharaan EV lebih hemat dibanding mobil biasa yang sudah menempuh jarak antara 60.000-100.000 mil. Ini lantaran EV memiliki lebih sedikit komponen agar kendaraan bisa melaju dibanding mobil biasa. Bahkan biaya untuk mengisi dayanya pun relatif lebih murah daripada mobil dengan bahan bakar minyak.

Mitos 5: Eksploitasi Manusia untuk Memproduksi Baterai EV

Sumber daya alam mentah memang diperlukan untuk produksi sel baterai EV. Sayangnya, para pekerja di beberapa negara dieksploitasi untuk memproduksi material tersebut. Faktanya, masih ada alternatif untuk material sel baterai mobil listrik.

BMW misalnya, produsen satu ini menjalin kerja sama dengan pemasok bahan baku yang menjamin proses produksi yang adil dan berkelanjutan. Sejak 2020, rare earth atau logam tanah jarang dan kobalt juga sudah tidak digunakan lagi untuk memproduksi baterai kendaraan listrik. BMW sendiri sangat mengutamakan keberlanjutan lingkungan dan perlindungan HAM dalam mendapatkan material untuk baterai unit-unit mobil listriknya.

Dari uraian di atas, dapat disimpulkan bahwa kendaraan listrik, khususnya produksi BMW, adalah masa depan yang nyata. Berbagai mitos yang berkembang di masyarakat mengenai inovasi teknologi ini perlahan-lahan akan dibantahkan seiring dengan banyaknya optimalisasi yang muncul.

Featured News
The new BMW iX3 50 X
BMW iX3 Indonesia: The New iX3 Resmi Hadir dengan Teknologi Neue Klasse

BMW membuka babak baru dalam pengembangan kendaraan listrik melalui The New BMW iX3. Model ini diperkenalkan di GIIAS 2026 sebagai SUV pertama yang menggunakan platform Neue Klasse. Platform tersebut menghadirkan

Learn More
BMW Tunas GIIAS Priority Club 2026
BMW & MINI Tunas Priority Club Promo GIIAS 2026

BMW & MINI Tunas Priority Club: Akses Promo BMW dan MINI Lebih Awal Sebelum GIIAS 2026 Tidak perlu datang ke GIIAS 2026 untuk mendapatkan promo BMW maupun MINI dari BMW

Learn More
BMW Tunas hadir di IIMS Jakarta 2026 dengan promo eksklusif event
BMW Tunas Hadir di IIMS Jakarta 2026 dengan Promo Eksklusif

BMW Tunas hadir di Indonesia International Motor Show (IIMS) Jakarta 2026 dengan berbagai model BMW serta program pembelian khusus yang hanya tersedia selama pameran di JIExpo Kemayoran Sebagai salah satu

Learn More
Interior showroom BMW Tunas dengan konsep Retail.Next, menampilkan mobil BMW dan area lounge premium
BMW Retail.Next di BMW Tunas Tomang & Bekasi

Pengalaman Baru Membeli BMW Lewat Konsep Retail.Next BMW terus berinovasi, bukan hanya pada kendaraan, tetapi juga pada pengalaman pelanggan. Melalui konsep Retail.Next, BMW menghadirkan standar baru dalam dunia showroom otomotif—lebih

Learn More